Thursday, February 20, 2014

BERSAMA ANGIN KU BERLABU, BERSAMA BINTANG KAUPUN TERBANG

BERSAMA ANGIN KU BERLABU, BERSAMA BINTANG KAUPUN TERBANG
Oleh Nurlia Arina Dewi

Haruskah aku berpindah interseksi
Ataukah kembali serahkan diri

Haruskah cintaku berlabuh kembali
Pada perjalanan yang tak pasti

Dapatkah kau jelaskan arti sebuah ironi
Seperti saat aku berlari, kau terbang kemudian

Dapatkah kau berkata alasan mencinta
Saat semua terjadi begitu saja, tanpa kata


Perlukah aku menguntai sejuta kata,
Atau ku lantunkan semua nada?

Agar kau dapat membaca semua arti
Dari berlabuh di pelabuhan sepi,
Atau
Menunggu kapal berlabuh yang tak kunjung hadir

No comments:

Post a Comment